SULUTMEDIA.COM, MANADO—Dalam suasana yang penuh kekhusyukan, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulawesi Utara (Sulut) menggelar acara “Doa untuk Bangsa” di Kantor DPD Golkar Sulut pada Jumat malam, 5 Desember 2025. Acara ini merupakan puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 Partai Golkar yang dilaksanakan serempak se-Indonesia dengan mengusung tema “Merajut Kebersamaan Membangun Indonesia Maju.”

Tenaga Ahli DPR-RI Fraksi Golkar Apler Bentian SH. Mengatakan meskipun Ketua DPD I Golkar Sulut, Christiany Eugenia Paruntu (CEP), berhalangan hadir di Manado karena mengikuti doa bersama dengan Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming, dan Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadia, semangat persatuan dan harapan tetap menyelimuti kegiatan.

Wakil Ketua DPD I Partai Golkar Sulut, Feryando Lamaluta, mewakili CEP memimpin jalannya acara. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata komitmen Golkar untuk selalu bersama masyarakat.
“Hari ini Ibu CEP belum sempat bersama kita karena beliau mengikuti Doa bersama Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming, dan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadia. Namun, semangat kita di Sulut tetap sama: Merajut Kebersamaan Membangun Indonesia Maju,” ujar Feryando Lamaluta.
Suasana khidmat terasa kental saat pengurus dari tingkat kecamatan, hingga seluruh anggota Fraksi Partai Golkar, berkumpul untuk mengikuti rangkaian doa bersama.
Pesan Tabah untuk Korban Bencana
Sorotan utama dalam doa malam itu juga tertuju pada kondisi bangsa yang tengah berduka. Feryando Lamaluta secara khusus mengajak seluruh hadirin untuk memanjatkan doa bagi keluarga sebangsa setanah air yang tengah mengalami bencana alam.

“Mari kita panjatkan doa bagi keluarga sebangsa setanah air yang mengalami bencana alam, kiranya mereka diberikan ketabahan selalu,” ajak Feryando.
Doa bersama tersebut kemudian dipimpin oleh Pdt. Dr. Linda Tumbuan M.Th., yang secara spesifik mendoakan saudara-saudara yang mengalami musibah banjir dan tanah longsor serta yang kehilangan anggota keluarga, memohon kekuatan dan penghiburan bagi mereka.
Acara ini menegaskan bahwa Partai Golkar, di usia yang ke-61, tidak hanya fokus pada kepentingan politik, tetapi juga memprioritaskan solidaritas kemanusiaan dan spiritualitas dalam membangun masa depan bangsa yang lebih baik.
Pewarta: Donald Audy
Tim








Komentar