SULUTMEDIA.COM, MANADO – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) bergerak cepat memperkuat sinergitas masyarakat guna menangkal penyebaran paham radikalisme dan terorisme.
Langkah strategis ini diwujudkan melalui sosialisasi intensif yang melibatkan Densus 88 dan Pemerhati Masyarakat serta berbagai Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) di Hotel Grandpuri Manado, Kamis (16/4/2026).
Keluarga Sebagai Benteng Utama
Dalam arahannya, Kepala Badan Kesbangpol Sulut, Johny Suak, menegaskan bahwa upaya preventif harus dimulai dari unit terkecil masyarakat, yakni keluarga.
Menurutnya, keluarga adalah madrasah pertama yang membentuk karakter dan pola pikir individu.
”Fondasi utama munculnya paham radikalisme seringkali berawal dari lingkungan keluarga.
Oleh karena itu, keluarga memiliki peran strategis dalam membentengi anggota keluarganya dari pengaruh buruk sejak dini,” ujar Suak.
Waspada Pengaruh Media Sosial
Selain faktor domestik, Suak juga menyoroti derasnya arus informasi di era digital. Ia memperingatkan bahwa media sosial kini menjadi pintu masuk yang nyata bagi penyebaran paham ekstrem jika tidak disaring dengan bijak oleh masyarakat.
Sebagai langkah konkret, Kesbangpol Sulut berencana memperluas jangkauan edukasi. Target utamanya adalah generasi muda dan pelajar melalui program pembekalan khusus mengenai bahaya radikalisme.
Sinergitas di Bawah Kepemimpinan Gubernur Yulius Selvanus
Johny Suak mengapresiasi kondisi stabilitas Sulawesi Utara yang semakin kondusif.
Ia menyebut, di bawah kepemimpinan Gubernur Yulius Selvanus, keharmonisan sosial di tengah masyarakat Sulut terjaga dengan sangat baik.
”Peran aktif seluruh elemen masyarakat sangat penting.
Kami berharap pemerintah, Ormas, dan warga luas terus berkolaborasi. Kalau sinergitas ini terjadi, saya yakin radikalisme tidak akan berkembang di daerah kita,” pungkasnya optimis.
Poin-Poin Penting Sosialisasi:
Fokus: Pencegahan Radikalisme dan Terorisme.
Strategi: Penguatan peran keluarga dan edukasi bijak bermedia sosial.
Target Berikutnya: Sosialisasi masif ke lingkungan sekolah dan pelajar.
Visi: Menjaga stabilitas Sulut melalui sinergitas lintas sektoral.
Donald Audy //Editor Redaksi













Komentar