SULUTMEDIA.COM, Manado – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Utara terus mematangkan kesiapan infrastruktur jalan dan jembatan untuk tahun anggaran mendatang. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi III DPRD Sulawesi Utara baru-baru ini, Kepala Satuan Kerja (Satker) PJN Wilayah I, Ringgo Rahman, memaparkan evaluasi kinerja serta rencana strategis instansinya.

Monitoring Berkelanjutan: Dari 2025 Menuju 2026
Ringgo menjelaskan bahwa fokus utama saat ini adalah memastikan seluruh pekerjaan yang dilakukan sepanjang tahun 2025 berjalan sesuai target melalui monitoring ketat. Hal ini menjadi fondasi penting sebelum melangkah ke program kerja tahun 2026 yang menjadi lingkup kewenangan BPJN.
”Kami membahas terkait monitoring terhadap pekerjaan yang sudah dilakukan di tahun 2025, sekaligus mematangkan persiapan kegiatan BPJN tahun 2026 agar tetap tepat sasaran dan memberikan dampak signifikan bagi masyarakat,” ujar Ringgo.
Update Proyek MOR III: Menunggu Pencairan Konsinyasi
Salah satu poin krusial yang menjadi perhatian publik adalah kelanjutan proyek Manado Outer Ring Road (MOR) III. Menjawab pertanyaan terkait pembebasan lahan yang sempat menjadi kendala, Ringgo membawa kabar positif.
Menurutnya, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimtan) Sulut telah menyelesaikan proses penyiapan anggaran. Saat ini, tahapan telah memasuki proses konsinyasi di pengadilan.
”Saat ini kami sedang menunggu proses pencairan konsinyasi bagi pihak penerima hak atas nama sertifikat yang ada di lokasi tersebut,” jelasnya secara transparan.
Kolaborasi Lintas Instansi
Ringgo juga menekankan bahwa proses pemberkasan terus dipacu. Meskipun ada beberapa persyaratan administrasi yang harus dipenuhi sebelum masuk ke ranah pengadilan, BPJN mendapatkan dukungan penuh dari instansi terkait.
”Ada pemberkasan yang harus dipenuhi, namun kami terus dibantu oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Minahasa dalam proses ini,” pungkas Kasatker PJN I tersebut.
Dengan progres ini, diharapkan proyek strategis di Sulawesi Utara dapat berjalan lancar demi mempercepat pemerataan infrastruktur dan mengurai kemacetan di wilayah penyangga Kota Manado.
Donald Audy













Komentar