​SULUTMEDIA.COM, Manado-Suasana Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IV DPRD Provinsi Sulawesi Utara yang di pimpin oleh Ketua Vonny Paat, anggota Prof. Paula Runtuwene, berlangsung pada Senin (28/9/2026) diwarnai diskusi krusial mengenai optimalisasi ekosistem digital dan efisiensi pelayanan kesehatan publik.

​Dalam forum strategis tersebut, Anggota DPRD Sulawesi Utara, Billy Lombok, S.H., melontarkan pandangan kritikal terkait kesiapan infrastruktur pendukung BPJS Kesehatan di tingkat fasilitas kesehatan penunjang (rumah sakit).
Billy menekankan pentingnya kepastian sistem agar tidak membebankan masyarakat saat terjadi kendala teknis atau antrean panjang-
​”Sistem ini dibuat untuk menjamin layanan BPJS. Kenapa bukan BPJS saja yang menyelenggarakan seluruh ekosistemnya secara mandiri? Ibarat perbankan yang menyediakan Anjungan Tunai Mandiri (ATM), sehingga ketika terjadi gangguan sistem, pertanggungjawaban dan mitigasinya jelas serta tidak melemparkan kesalahan ke rumah sakit,” usul Billy Lombok di hadapan jajaran pimpinan dan anggota Komisi IV DPRD Sulut.
​Menanggapi hal tersebut, Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Sulawesi Utara, Bapak Jamal, memberikan penjelasan komprehensif terkait regulasi dan skema kerja sama operasional antara BPJS Kesehatan dengan rumah sakit mitra.
​Jamal menegaskan bahwa berdasarkan regulasi akreditasi dan ikatan kerja sama, setiap rumah sakit memiliki kewajiban hukum untuk menyediakan instrumen sistem informasi serta perangkat teknis layanan mandiri. Meski demikian, BPJS Kesehatan tidak lepas tangan dan terus mendorong integrasi sistem melalui metode bridging system.
​”Kami tidak mewajibkan rumah sakit mengganti sistem internal mereka. Melalui bridging system, kami menghubungkan antrean online, rekam medis, hingga pelayanan farmasi secara terintegrasi,” terang Jamal.
​Lebih lanjut, Jamal menegaskan komitmen BPJS Kesehatan dalam menjaga standar kualitas pelayanan kepada peserta. Pihaknya menetapkan standar waktu pelayanan maksimal 1 jam. Evaluasi berkala akan terus dilakukan, dan kepatuhan terhadap standar ini menjadi salah satu penentu utama perpanjangan kerja sama fasilitas kesehatan.
Donald Audy












Komentar