SULUTMEDIA.COM, MANADO – Anggota Komisi III DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Gracia Oroh, melontarkan kritik tajam dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sulut, Selasa (20/1/2026). Legislator dari Fraksi Gerindra ini menyoroti kondisi infrastruktur jalan di ruas Tanawangko-Tara-tara, Kabupaten Minahasa, yang kini mengalami kerusakan signifikan.

Rapat yang dipimpin oleh Ketua Komisi III, Berty Kapoyos, serta didampingi Wakil Ketua Yongki Limen dan Sekretaris Nick Lomban ini, menjadi panggung bagi Gracia Oroh untuk menyuarakan keresahan konstituennya.
”Masyarakat membutuhkan kepastian. Penanganan spot-spot jalan yang rusak di wilayah Tanawangko-Tara-tara harus segera dilaksanakan. Ini adalah urat nadi aktivitas warga dan pengguna jalan yang tidak boleh diabaikan,” tegas Oroh di ruang rapat komisi.
Meskipun terdapat efisiensi anggaran pada tahun 2026, Oroh mendesak agar pemerintah tetap memprioritaskan perbaikan tersebut. Ia menegaskan akan terus mengawal usulan ini, bahkan siap memperjuangkannya kembali pada APBD Perubahan jika belum terakomodasi sepenuhnya. “Mohon aspirasi masyarakat ini didengar dan segera ditindaklanjuti dengan penganggaran yang jelas,” cetusnya vokal.
Menanggapi desakan tersebut, Kepala Dinas PUPR Sulut, Deicy Paat, menjelaskan bahwa pihaknya saat ini tengah melakukan pendataan dan survei lapangan. Hal ini dilakukan sesuai dengan instruksi Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE.
”Kami sedang melakukan survei mendalam terhadap fasilitas jalan dan infrastruktur sesuai arahan Gubernur untuk memastikan semua aspirasi masyarakat terdata dengan akurat,” jelas Deicy Paat.
Sebagai bentuk keseriusan dalam fungsi pengawasan, Gracia Oroh memastikan bahwa dirinya bersama pimpinan dan anggota DPRD lainnya dari Daerah Pemilihan (Dapil) Minahasa-Tomohon akan turun langsung ke lapangan.
”Kami akan meninjau dan mengawasi langsung titik-titik jalan yang butuh perbaikan tersebut. Pastikan pengerjaannya tepat sasaran dan tepat kualitas,” pungkas Oroh.
Donald Audy (Redaksi )












Komentar