SULUTMEDIA.COM, Manado – Pegadaian Kanwil V Suluttenggo Malut Papua melanjutkan rangkaian program khitanan massal gratis.
Kali ini, Pegadaian Area Manado 1 yang meliputi Pegadaian Syariah melaksanakan Khitanan Massal Gratis Langkah Emas Anak Soleh.
Kegiatan sosial berlangsung di kantor wilayah, Jalan Dr Soetomo, Pinaesaan, Kecamatan Wenang, Manado, Sabtu 11 Juli 2026.
Pemimpin Pegadaian Kanwil V, Maksum menjelaskan, khitanan massal menjadi program tahunan sebagai bentuk kepedulian sosial.
“Kami tidak hanya fokus ke bisnis. Kita juga melihat lingkungan sekitar dan membagikan berkah,” ujar Maksum di hadapan anak peserta khitanan dan orang tua.
Selain memberikan fasilitas sunatan gratis, kata Maksum, Pegadaian memberikan fasilitas berupa peralatan sekolah seperti tas, alat tulis dan lain-lain.
Lanjut Maksum, khitanan merupakan momen penting bagi anak laki-laki Muslim. Ia bilang, khitanan bersama Pegadaian akan jadi kenangan.
“Dua anak laki-laki saya juga dikhitan pada tahun 2013 dalam acara bersama Pegadaian
Khitanan akan menjadi sejarah bagi kalian. Karena ini dilaksanakan di Pegasaian dan tak akan pernah lupa.
“Anak-anak saya juga tahun 2013 dikhitan di acara Pegadaian yang selalu mereka ingat,” jelasnya.
Ia berharap, silaturahmi orangtua dengan anak-anak bersama Pegadaian tak hanya putus di momen ini.
“Kitanya bapak ibu terus ingat Pegadaian. Sebagai lembaga keuangan, Pegadaian Syariah punya banyak produk yang bisa jadi solusi keuangan dan investasi,” katanya.
Wiwi Daud (25), warga Lawangirung, Kecamatan Wenang sangat bersyukur anaknya Rafasya (7) bisa jadi salah satu peserta.
“Alhamdulillah, kegiatan ini sangat membantu kami. Sebab kalau dilaksanakan mandiri, biayanya lumayan. Apalagi ini anak sudah mau masuk sekolah lagi,” ujar perempuan 25 tahun ini.
Deputi Bisnis Pegadaian Area Manado 1, Andi Vivin Budi Permana bilang, kegiatan ini melayani 145 anak. Selain Manado, peserta datang dari Tomohon dan Bolmong Timur.
“Pelayanannya kita bagi dua, separuh pagi dan sisanya siang sehingga tidak ada penumpukan,” kata Andi.
Bersamaan dengan pelayanan khitanan massal ini, Pegadaian turut mendorong literasi keuangan sejak dini. Setiap anak mendapatkan Tabungan Emas.
“Harapannya, orangtua bisa konsisten menyisihkan pendapatan untuk menabung emas yang bisa disiapkan untuk biaya pendidikan anak,” katanya.
Ia menjelaskan, TJSL khitanan masal ini digagas PT Pegadaian dan Divisi Syariah melalui Dana Kebajikan Umat (DKU).
Ditambahkan, untuk menjamin pelayanan maksimal, Pegadaian menggandeng Synaps klinik resmi di bawah naungan perusahaan.
Sebanyak 10 dokter spesialis khitan dari Jakarta, Surabaya, dan Lombok diterjunkan bersama sekitar 25 tenaga medis serta 30 panitia internal.
Donald Audy*








Komentar