SULUTMEDIA.COM TOMOHON – Pemerintah Kota Tomohon menegaskan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, berintegritas, dan berjiwa nasionalis. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Wali Kota Tomohon, Sendy Gladys Adolfina Rumajar, S.E., M.I.Kom., dalam wawancara eksklusif usai menghadiri Penutupan Latihan Kader Bela Negara yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI), Kamis (1/10/2026).

Upacara penutupan kegiatan strategis ini dipimpin langsung oleh Danrindam XIII/Merdeka, Brigjen TNI Wempi Ramandei, serta didampingi oleh Kolonel Inf. Elisa Octavianus Parsaoran. Implementasi Bela Negara dalam Pelayanan Publik
Dalam keterangannya, Wakil Wali Kota Sendy Gladys Adolfina Rumajar menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya pelatihan nasional ini.
Ia menekankan bahwa materi dan pembentukan disiplin yang didapatkan peserta selama pelatihan harus diimplementasikan secara nyata di lingkungan kerja masing-masing.
”Harapannya, apa yang sudah didapatkan sejak hari pertama hingga hari ini dapat diterapkan di lingkungan kerja.
Dengan demikian, kita mampu menghasilkan pelayanan publik yang lebih maksimal demi kemajuan Kota Tomohon dan Indonesia,” ujar Sendy Rumajar.
Kontribusi Signifikan Kota Tomohon
Pelatihan Kader Bela Negara Kemhan RI ini diikuti oleh total 310 peserta. Dari jumlah tersebut, Pemerintah Kota Tomohon mengirimkan 99 ASN/Aparatur untuk ditempa menjadi kader bela negara yang tangguh dan berdedikasi.
Keikutsertaan secara aktif ini menjadi bukti nyata kepemimpinan Pemkot Tomohon dalam membangun sumber daya manusia aparatur yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki rasa cinta tanah air dan kedisiplinan tinggi.
Melalui sinergitas antara Pemerintah Kota Tomohon dan Kodam XIII/Merdeka serta Kementerian Pertahanan RI, diharapkan para lulusan Pelatihan Kader Bela Negara ini mampu menjadi pioneer perubahan dan meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat luas.
Donald Audy












Komentar