oleh

Sitaro Berduka, Gubernur Yulius Selvanus Tegaskan ‘All Out’: Kami Tunggu Kapal BNPB, Evakuasi Jalan Terus!

SULUTMEDIA.COM, Manado-Menanggapi bencana banjir bandang mematikan yang menghantam Lindongan III, Kelurahan Bahu, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus (YSK) bergerak cepat dengan menggelar Rapat Darurat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

​Bertempat di Wisma Negara Bumi Beringin, Selasa (6/1/2026), Gubernur YSK menegaskan bahwa seluruh kekuatan Pemerintah Provinsi kini dalam status siaga penuh untuk menangani dampak bencana yang telah menelan korban jiwa tersebut.

Instruksi Tegas: TNI-Polri Siaga Satu

​Dalam rapat yang berlangsung intensif tersebut, Gubernur mengungkapkan bahwa dirinya telah berkoordinasi langsung dengan pemerintah pusat.

​“Arahan Mendagri jelas, kita harus all out. Kita berikan segalanya untuk masyarakat,” tegas YSK di hadapan jajaran Forkopimda.

​Gubernur juga telah memerintahkan jajaran TNI dan Polri untuk menetapkan status Siaga Satu. Hal ini dilakukan guna memastikan proses evakuasi dan pengamanan di lokasi bencana berjalan maksimal, sembari meminta BMKG terus memantau pergerakan cuaca yang saat ini masih ekstrem.

Update Korban dan Tantangan Logistik

​Data terbaru menunjukkan skala bencana yang cukup besar:

  • Korban Jiwa: 14 orang dinyatakan meninggal dunia.
  • Warga Hilang: 4 orang masih dalam proses pencarian.
  • Pengungsi: 177 jiwa membutuhkan bantuan mendesak.

​Gubernur mengakui bahwa kendala utama saat ini adalah distribusi logistik akibat cuaca buruk yang menghambat pelayaran dari pulau besar. Namun, ia memastikan bantuan tidak akan berhenti. “Kami sedang menunggu kapal dari BNPB, tetapi proses evakuasi dan penyaluran logistik yang ada tetap jalan terus tanpa menunggu,” ujarnya.

Anggaran “Siap Tempur” dan Alat Berat

​Untuk memulihkan akses yang tertimbun lumpur, Pemprov Sulut telah mengerahkan:

  1. 4 Unit Alat Berat dan 2 Unit Dump Truck.
  2. Dana Siap Pakai: Rp5 Miliar dari APBD Provinsi, ditambah Rp3 Miliar dari Kabupaten Sitaro (dengan opsi penambahan sesuai kebutuhan).

Ajakan Solidaritas: Ketuk Pintu Hati Masyarakat

​Di akhir pernyataannya, Gubernur Yulius Selvanus mengajak seluruh elemen masyarakat dan stakeholder untuk bahu-membahu meringankan beban warga Sitaro.

​“Bagi yang ingin membantu, silakan bawa bantuan ke posko resmi di Kantor Gubernur. Pengiriman logistik akan dijadwalkan berangkat malam ini melalui jalur laut,” tutup purnawirawan jenderal bintang dua tersebut.

​Langkah cepat dan koordinasi lintas sektor ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam menghadapi krisis di tengah ancaman cuaca ekstrem yang melanda wilayah Bumi Nyiur Melambai.

Donald Audy (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *