SULUTMEDIA.COM, Manado–DPRD Sulawesi Utara memastikan akan memanggil manajemen KM Barcelona V untuk dimintai pertanggungjawaban atas insiden kebakaran kapal yang menelan korban jiwa dan kerugian besar. Langkah ini diambil setelah DPRD menerima langsung keluhan dan aspirasi keluarga korban, 12/8-2025 di gedung cengkih DPRD
Wakil Ketua DPRD Sulut Royke Anter bersama Anggota DPRD Perwakilan Nusa Utara Normans Luntungan mendengarkan aspirasi keluarga korban kebakaran KM Barcelona V, yang disebut menewaskan dan merugikan ratusan penumpang.
Normans Luntungan menyatakan prihatin atas musibah tersebut dan memastikan proses hukum terus berjalan di kepolisian. “Penetapan tersangka sementara baru kapten kapal, tapi proses ini belum selesai. Basarnas dan Bakamla bertanggung jawab mencari korban hilang, meski pencarian telah dihentikan. Saya akan coba koordinasikan lagi agar pencarian bisa diperpanjang,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihak manajemen kapal telah menanggung santunan korban meninggal melalui Jasa Raharja sebesar Rp50 juta per orang. Meski begitu, masalah ganti rugi kerugian material masih akan dibicarakan lebih lanjut.
Sementara itu, Legislator vokal Royke Anter menegaskan perusahaan harus menunjukkan kepedulian nyata kepada seluruh korban. “Kehilangan nyawa dan harta benda adalah tanggung jawab perusahaan. Kami siap memanggil pihak manajemen untuk dimintai pertanggungjawaban. Proses hukum biarlah berjalan, tugas kami memediasi,” tegasnya.
DPRD Sulut berjanji akan menindaklanjuti aspirasi ini demi memberikan kepastian dan keadilan bagi keluarga, dalam hal ini kami akan bawa aspirasi ini ke Dirjen Perhubungan laut, tegas Royke Anter, Pungkasnya
Donald Audy (Redaksi)











Komentar