SULUTMEDIA.COM, Manado – Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, menegaskan seluruh pejabat administrator atau Eselon III di lingkungan Pemprov Sulut harus menjadi motor penggerak perubahan. Mereka tidak boleh hanya menjadi pelaksana rutinitas birokrasi.
Penegasan itu disampaikan Gubernur saat memberikan arahan kepada seluruh pejabat Eselon III di Aula Mapalus, Kantor Gubernur Sulut, Jumat (17/7/2026).
“Kita tidak boleh menjadi penonton. Saudara-saudara adalah ujung tombak pemerintahan yang memastikan setiap kebijakan berjalan dengan baik di lapangan. Karena itu, teruslah berpikir kreatif, berinovasi, dan menghadirkan solusi bagi setiap tantangan yang dihadapi,” tegas Gubernur.
Dalam kondisi fiskal yang penuh tantangan saat ini, Yulius meminta setiap aparatur menghadirkan inovasi, solusi, serta program yang berdampak nyata bagi masyarakat dan mampu mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Menurutnya, kebijakan efisiensi anggaran justru harus menjadi pemicu lahirnya terobosan baru dalam tata kelola pemerintahan. Dengan sumber daya yang ada, seluruh perangkat daerah diminta menentukan prioritas program yang berdampak langsung pada pelayanan publik, kesejahteraan masyarakat, serta peningkatan penerimaan daerah.
ASN Diminta Jadi Corong Informasi PemerintahSelain inovasi, Gubernur Yulius juga mengajak seluruh pejabat Eselon III hingga seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemprov Sulut untuk memperkuat komunikasi publik.
Ia meminta ASN aktif membagikan informasi, capaian, dan kegiatan Pemprov Sulut yang dipublikasikan melalui kanal resmi Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Daerah (DKIPS).
“Seluruh ASN harus menjadi bagian dari penyebarluasan informasi yang benar kepada masyarakat. Bagikan setiap kegiatan dan program pemerintah yang dipublikasikan melalui Dinas Kominfo. Dengan begitu masyarakat dapat mengetahui secara luas apa saja yang sedang dan telah dikerjakan pemerintah untuk membangun Sulawesi Utara,” ujar Gubernur.
Menurut Yulius, komunikasi publik yang efektif adalah bagian penting dari tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Informasi yang tersampaikan dengan baik akan meningkatkan pemahaman masyarakat dan memperkuat partisipasi publik dalam mendukung program pembangunan.
Pemprov Sulut optimistis, melalui sinergi kinerja birokrasi yang inovatif dan komunikasi publik yang masif, seluruh program prioritas dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara terus berkomitmen membangun birokrasi yang adaptif, profesional, dan inovatif demi mewujudkan Sulut yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan.
Donald Audy (*) Pemprov










Komentar