SULUTMEDIA.COM, Manado – Langkah cepat dan gaya kepemimpinan yang santun namun ‘bernas’ ditunjukkan oleh Anggota Komisi VI DPR RI, Christiany Eugenia Paruntu (CEP), atau yang akrab disapa Tetty Paruntu. Di tengah dinamika pemadaman listrik bergilir yang sempat mengganggu kenyamanan warga serta aktivitas di Pulau Bunaken, peran aktif srikandi asal Sulawesi Utara ini terbukti menjadi kunci utama bergeraknya pemulihan kelistrikan oleh PLN Pusat.
Pengamat Politik dan Pemerintahan Sulut, Taufik M. Tumbelaka, menilai pendekatan yang dilakukan Tetty Paruntu sangat taktis, responsif, dan mencerminkan kelas seorang legislator nasional yang berorientasi pada hasil (action-oriented), bukan sekadar popularitas.
”Peran Ibu Tetty Paruntu sangat jelas dan terukur. Beliau bergerak cepat memanfaatkan fungsi pengawasannya terhadap PLN yang merupakan mitra kerja Komisi VI DPR RI, tanpa perlu bergembar-gembor di media. Begitu menerima aspirasi warga, beliau langsung mengawalnya ke tingkat pimpinan PLN Pusat,” ujar Tumbelaka yang terus mengawal isu kelistrikan tersebut sejak akhir Juli lalu.
Inisiatif penanganan ini bermula saat pembukaan Pesta Rakyat Bunaken yang digagas mahasiswa KKN Universitas Gadjah Mada (UGM) Jogja pada 31 Juli 2026. Kendala listrik padam yang sempat mengganggu jalannya acara langsung direspons cepat oleh Tetty Paruntu begitu menerima laporan. Tak butuh waktu lama, koordinasi cepat dengan pimpinan PLN Pusat membuat petugas teknis di lapangan langsung bergerak hingga aliran listrik kembali normal.
Komitmen Tetty Paruntu tidak berhenti pada respons sesaat. Selama lebih dari dua pekan, ia secara konsisten memantau perkembangan pasokan listrik di kawasan pariwisata strategis tersebut, termasuk saat puncak gangguan terjadi pada pertengahan Agustus. Meskipun berada dalam kesibukan agenda legislatif di Jakarta maupun agenda kerja di Sulawesi Utara, keterlibatan aktifnya dalam mengawal pengaduan masyarakat terus berjalan tanpa henti.
Dedikasi dan kerja sigap mantan Bupati Minahasa Selatan dua periode ini pun mendapat apresiasi resmi dari kalangan akademisi. Tim KKN UGM Seri Bunaken menyerahkan surat ucapan terima kasih dan dukungan khusus berlogo kop resmi UGM kepada Tetty Paruntu atas kepeduliannya menjamin keberlangsungan pelayanan publik dan iklim pariwisata di Bunaken.
”Ikhtiar dan pengawasan langsung yang dilakukan Ibu CEP sangat terasa dampaknya. Banyak pihak mungkin tidak melihat proses di balik layar, namun respons cepat PLN Pusat adalah bukti konkret dari bobot kepemimpinan beliau di Senayan,” pungkas Tumbelaka, alumnus Fisipol UGM yang juga putra bungsu Gubernur Pertama Sulawesi Utara, F.J. ‘Broer’ Tumbelaka.
Donald Audy//Redaksi









Komentar