SULUTMEDIA.COM, BOLTIM— Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara dari Fraksi NasDem, Seska Ervina Budiman, S.Sos., melaksanakan kegiatan Reses II Tahun 2026 di Kantor Desa Tombongon, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, pada hari Minggu. Kegiatan ini dihadiri sekitar 150 peserta yang meliputi unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan, kelompok tani, pelaku UMKM, organisasi kemasyarakatan, serta warga setempat.

Suasana reses berlangsung hangat dan penuh keakraban, berupa dialog terbuka di mana warga secara langsung menyampaikan berbagai kebutuhan, kendala, dan harapan untuk kemajuan wilayah mereka. Kesempatan ini menjadi momen berharga bagi masyarakat untuk menyuarakan aspirasi secara langsung kepada wakil rakyat yang mereka pilih.

“Reses adalah sarana paling penting agar kami bisa mendengar secara langsung apa yang dirasakan dan dibutuhkan masyarakat. Setiap suara yang disampaikan hari ini adalah amanah yang wajib kami perjuangkan,” tegas Seska Ervina Budiman.
Berbagai aspirasi strategis yang menjadi sorotan utama dari warga antara lain:
-Pengurusan dan dukungan Izin Pertambangan Rakyat (IPR)
– Pembangunan pagar lingkungan SMK Tombongon
-Pemeliharaan & perbaikan jalan Trans Provinsi di Kecamatan Modayag — yang dinilai rusak dan rawan kecelakaan
-Pemasangan lampu penerangan jalan di Desa Moyag dan Desa Tombongon
-Normalisasi sungai di Desa Moyag guna mencegah banjir
-Bantuan Rumah Layak Huni bagi warga Desa Kotabangon
– Bantuan dan penguatan UMKM, termasuk dukungan pemasaran produk unggulan lokal seperti gula semut dan kerajinan anyaman eceng gondok
Seska menegaskan bahwa seluruh usulan dan keluhan tersebut akan segera dihimpun menjadi Bahan Pokok Pikiran DPRD Sulut, kemudian diperjuangkan secara serius melalui pembahasan bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, sesuai kewenangan dan aturan yang berlaku.
“Setiap masukan hari ini akan kami tindaklanjuti melalui tiga fungsi utama DPRD: penganggaran, pengawasan, dan pembentukan peraturan. Tidak ada aspirasi yang kami abaikan,” tambah Seska.
Dengan pelaksanaan reses ini, diharapkan sinergi antara masyarakat dan lembaga perwakilan rakyat semakin erat, sehingga pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan riil warga, meningkatkan kesejahteraan, memperkuat ekonomi kerakyatan, serta mempercepat pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Bolaang Mongondow Raya.
Donald Audy











Komentar