SULUTMEDIA.COM, Manado-Anggota Komisi VI DPR-RI dari Fraksi Partai Golkar, Daerah Pemilihan (Dapil) Sulawesi Utara, Christiany Eugenia Paruntu (CEP), terus menunjukkan komitmen nyata dalam menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, serta pembinaan terhadap sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta koperasi di Bumi Nyiur Melambai. senin 2/11-2026

Dalam langkah konkret memperkuat daya saing daerah di kancah global, CEP bersama Kementerian Perdagangan Republik Indonesia hadir memberikan perhatian penuh terhadap berbagai tantangan perdagangan yang dihadapi para pelaku usaha lokal. Melalui wawancara eksklusif, Kementerian Perdagangan memaparkan langkah-langkah strategis dalam menyelamatkan serta mengamankan performa ekspor nasional yang terus menunjukkan tren positif.
Tercatat, nilai ekspor Indonesia berhasil mencatatkan angka penyelamatan yang signifikan, di mana pada tahun 2026 mencapai sekitar 1,1 triliun dolar AS (sekitar 63,7 juta USD), menyusul capaian pada tahun 2025 yang hampir menyentuh 7,34 triliun dolar AS (sekitar 457,34 juta USD).
Keberhasilan ini tidak lepas dari evaluasi ketat serta penyelesaian hambatan perdagangan internasional yang sigap ditangani oleh pemerintah bersama para pemangku kepentingan.
Komitmen Perlindungan dan Sistem Peringatan Dini Bagi UMKM
Menanggapi dinamika perdagangan global yang kerap diwarnai isu hambatan antidumping maupun penyesuaian subsidi umum sesuai ketentuan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), Kementerian Perdagangan menegaskan pentingnya perlindungan hukum dan pendampingan bagi pelaku usaha kecil hingga menengah.
Pemerintah berkomitmen untuk berdiri bersama para eksportir lokal dalam mematahkan tuduhan tidak berdasar sekaligus memastikan produk-produk unggulan daerah—seperti sektor kelautan, perkebunan kelapa, hingga komoditas andalan lainnya—tetap aman menembus pasar internasional.
”Kami dari kementerian yang mengurus hambatan perdagangan selalu memberitahukan kepada UMKM dan pelaku usaha kecil maupun menengah bahwa mereka terlindungi. Jika ada kendala, hambatan, atau permasalahan saat mencoba ekspor, hendaknya segera melaporkannya kepada kami agar sistem Early Warning System dapat berjalan efektif untuk mencari solusi bersama,” ungkap perwakilan Kementerian Perdagangan dalam wawancara eksklusif tersebut.
Apresiasi Tinggi untuk Pelaku UMKM Sulawesi Utara
Christiany Eugenia Paruntu (CEP) memberikan apresiasi yang tinggi atas semangat juang dan ketangguhan para pelaku UMKM di Sulawesi Utara yang terus berinovasi dan menjaga kualitas produk lokal agar mampu bersaing di pasar global.
CEP menilai bahwa sinergi aktif antara legislatif di tingkat pusat, kementerian teknis, dan para pelaku usaha di daerah merupakan kunci utama dalam menggerakkan roda perekonomian kerakyatan yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing nasional.
Dengan adanya sistem koordinasi dan pengawasan perdagangan yang transparan serta responsif ini, para pelaku usaha di Sulawesi Utara diharapkan semakin optimis, berani berinovasi, dan tidak ragu untuk memperluas jangkauan pasar ekspor produk lokal ke kancah internasional.
Donald Audy







Komentar