oleh

Sulut “Meledak” di Bawah Komando Yulius Selvanus: Ekonomi Tumbuh 5,66%, Pengangguran dan Kemiskinan Terjun Bebas!

SULUTMEDIA.COM, Manado– Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) di bawah kepemimpinan Gubernur Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus sukses mencatatkan raport biru di sepanjang tahun 2025. Di tengah ketidakpastian ekonomi global, Bumi Nyiur Melambai justru tampil perkasa dengan pertumbuhan ekonomi yang impresif, sekaligus berhasil menekan angka kemiskinan dan pengangguran secara signifikan.


​Pertumbuhan Ekonomi Melampaui Ekspektasi
​Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi Sulawesi Utara tahun 2025 tumbuh 5,66 persen secara kumulatif. Performa ini kian agresif di penghujung tahun, di mana pada Triwulan IV, pertumbuhan melonjak hingga 5,95 persen (y-on-y).


​”Mesin” utama penggerak kemajuan ini adalah sektor Industri Pengolahan yang tumbuh hampir 10 persen, serta lonjakan drastis ekspor luar negeri sebesar 28,42 persen. Angka ini menjadi bukti nyata bahwa di bawah arahan Yulius Selvanus, produk lokal Sulut semakin kompetitif dan diminati pasar internasional.


​Pariwisata Bangkit, Lapangan Kerja Terbuka Lebar
​Sektor pariwisata dan UMKM juga menunjukkan taringnya. Sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum menjadi primadona dengan pertumbuhan fantastis 20,67 persen. Hal ini berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat:
​Angkatan Kerja Meningkat: Mencapai 1,43 juta orang per November 2025.


​Pengangguran Turun: Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) susut menjadi 5,78 persen.
​Kualitas Kerja Membaik: Pekerja sektor formal kini mendominasi dengan porsi 46,93 persen, menandakan stabilitas ekonomi yang lebih kuat.


​Kemiskinan Berkurang, Ketimpangan Makin Tipis
​Gubernur Yulius Selvanus tidak hanya mengejar angka pertumbuhan, tetapi juga pemerataan. Persentase penduduk miskin turun menjadi 6,62 persen, dengan penurunan kemiskinan perkotaan yang sangat tajam ke angka 3,95 persen.
​Indeks ketimpangan (Gini Ratio) juga berhasil ditekan ke angka 0,341.

Berdasarkan standar Bank Dunia, distribusi pendapatan di Sulawesi Utara kini semakin merata, di mana kelompok masyarakat kelas bawah mulai merasakan kue pembangunan secara nyata.
​Pesan Gubernur Yulius Selvanus : Jangan Cepat Puas!
​Menanggapi capaian gemilang ini, Gubernur Yulius Selvanus tetap rendah hati dan meminta seluruh pihak untuk memperkuat sinergi.
​”Pertumbuhan ekonomi Sulut sudah berada di jalur yang benar. Namun, saya minta seluruh stakeholder, Forkopimda, dan swasta jangan cepat puas. Tugas kita adalah mengawal agar manfaat ekonomi ini benar-benar dirasakan hingga ke pelosok desa,” tegas purnawirawan jenderal bintang dua tersebut.


​Dengan fondasi ekonomi yang kokoh di tahun 2025, Sulawesi Utara kini menatap tahun 2026 dengan optimisme tinggi sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi terkuat di Indonesia Timur yang inklusif dan berkelanjutan.

Donald Audy

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *