SULUTMEDIA.COM, Manado — Ketua Fraksi Gerindra DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Louis Carl Schramm, SH., MH., melaksanakan kegiatan Reses Masa Persidangan dengan turun langsung ke tengah masyarakat, tepatnya di Panti Asuhan Dr. J. Lukas Manado. Kegiatan ini menjadi wadah utama untuk menyerap secara langsung aspirasi, keluhan, dan harapan masyarakat yang selama ini mendambakan perhatian dan solusi konkret dari wakil rakyat.
Dalam pertemuan yang berlangsung penuh keakraban dan dialog terbuka tersebut, Louis Schramm mendengarkan secara seksama berbagai persoalan yang dihadapi warga, terutama yang berkaitan dengan dunia pendidikan. Salah satu isu paling menonjol yang disampaikan masyarakat adalah ketimpangan dalam penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) antara SMA Negeri dan SMA Swasta. Banyak warga menyampaikan kekhawatiran bahwa sistem yang berjalan saat ini belum sepenuhnya adil, sehingga merugikan lembaga pendidikan swasta yang juga turut andil besar dalam mencerdaskan generasi bangsa di Sulawesi Utara.
Merespons aspirasi tersebut, Louis Schramm menegaskan posisinya dengan tegas: “Saya akan memperjuangkan keadilan dan kesetaraan dalam kebijakan pendidikan. Komitmen kami adalah mengawal setiap kebijakan agar tidak merugikan salah satu pihak, baik sekolah negeri maupun swasta — keduanya sama-sama berperan penting untuk masa depan anak-anak Sulut.” Ia juga menekankan perlunya komitmen dan pengawasan yang ketat terhadap kebijakan pendidikan agar berjalan adil, transparan, dan memberi ruang yang setara bagi seluruh lembaga pendidikan.
Tidak hanya soal PPDB, dalam reses ini juga disampaikan permohonan agar bantuan KEYBOARD yang dijanjikan dapat segera disalurkan kepada lembaga-lembaga pendidikan dan komunitas yang membutuhkan, demi mendukung pengembangan bakat, seni, serta kualitas pembelajaran di sekolah-sekolah. Selain itu, masyarakat juga berharap adanya dukungan berkelanjutan untuk peningkatan kualitas pendidikan, kesejahteraan masyarakat, serta kegiatan-kegiatan sosial yang menyentuh langsung kehidupan warga yang membutuhkan.
Louis Schramm menyatakan bahwa setiap aspirasi yang masuk akan dicatat, dirangkum, dan diperjuangkan secara sungguh-sungguh di ruang sidang DPRD Provinsi Sulut. “Menyerap aspirasi bukan sekadar mendengar, melainkan membawa suara rakyat menjadi kebijakan dan solusi nyata. Bersama-sama kita bangun Sulawesi Utara yang sehat, cerdas, dan sejahtera untuk semua,” ujarnya di hadapan warga yang hadir.
Kegiatan reses ini juga dihadiri unsur masyarakat, tokoh pendidikan, serta pengurus panti asuhan, yang semuanya memberikan apresiasi atas langkah Louis Schramm yang hadir secara langsung untuk mendengar dan mencari solusi bersama — bukan sekadar hadir, melainkan benar-benar merasakan apa yang dirasakan rakyatnya.
Donald Audy// Redaksi







Komentar