MINSEL, MediaSulut.com – Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, S.H., secara resmi membuka kegiatan Gelar Griya Program Revitalisasi dan Digitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 di Kabupaten Minsel. Kegiatan tersebut berlangsung di SD Inpres desa Lelema, Kecamatan Tumpaan, Sabtu (17/10/2026).
Bupati Franky Donny Wongkar, S.H., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) H. Prabowo Subianto, serta Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia atas perhatian dan dukungan nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan, termasuk melalui Program Revitalisasi dan Digitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026.
Pendidikan ini merupakan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing.
Pada tahun 2026, Kabupaten Minsel memperoleh dukungan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan melalui APBN Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk meningkatkan kelayakan sarana dan prasarana serta kualitas layanan pendidikan.
Upaya ini diperkuat melalui digitalisasi pembelajaran, pemerataan akses pendidikan melalui program wajib belajar 13 tahun, serta peningkatan literasi, numerasi, sains, dan teknologi guna membentuk generasi yang kompeten, kreatif, sehat, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Bupati juga mengingatkan seluruh penerima bantuan agar melaksanakan kegiatan revitalisasi secara tepat waktu, sesuai dengan perencanaan, petunjuk teknis, dan ketentuan yang berlaku.
Sarana dan prasarana yang telah diperbaiki harus dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kegiatan belajar-mengajar dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Demikian pula, bantuan digitalisasi pembelajaran perlu digunakan secara efektif agar memberikan manfaat nyata bagi proses pembelajaran di satuan pendidikan.
Bupati, Franky Donny Wongkar, juga menekankan pentingnya menjaga transparansi, akuntabilitas, dan tertib administrasi, termasuk memenuhi kewajiban pelaporan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Setiap bantuan merupakan amanah dan bentuk kepercayaan negara yang harus dikelola secara bertanggung jawab, dengan menjunjung tinggi integritas serta mengutamakan kepentingan pendidikan.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Febry H. J. Dien, S.T., M.Inf.Tech. (Man.), Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Sulut, beserta jajaran; Bapak Arthur Tumipa, M.Ed., Plt. Asisten Bidang Administrasi Umum sekaligus Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Minahasa Selatan; serta jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan. ((**Stn)










Komentar