oleh

Reses II 2026: Piere Makisanti Serap Keluhan Warga Roong, Infrastruktur Jalan Jadi Prioritas Utama

SULUTMEDIA.COM,TONDANO – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara dari Daerah Pemilihan Minahasa–Tomohon, Piere Makisanti, S.H., turun langsung menemui masyarakat dalam pelaksanaan Reses II Tahun 2026 yang digelar di Kelurahan Roong, Kecamatan Tondano Barat, Kabupaten Minahasa. Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen wakil rakyat untuk menjaring aspirasi langsung dari akar rumput. 1/8-2026

Kegiatan diawali dengan doa yang dipimpin oleh Bapak Rei, dan dihadiri oleh Lurah Roong, warga setempat, serta jajaran pengurus PDI Perjuangan mulai dari tingkat Cabang, PAC hingga Ranting.

Dalam kesempatan tersebut, Piere Makisanti menegaskan bahwa reses bukan sekadar rutinitas, melainkan kewajiban untuk hadir mendengar suara rakyat. “Kita turun ke daerah pemilihan bukan hanya untuk mendengar aspirasi, tapi apa yang disampaikan harus kita bawa ke DPRD dan dikoordinasikan dengan pemerintah daerah untuk diperjuangkan sesuai aturan dan kewenangan yang berlaku,” ujarnya tegas.

Piere juga menjelaskan kondisi keuangan daerah saat ini, di mana APBD 2026 mengalami penyesuaian yang mempengaruhi ruang fiskal pembangunan, sementara pembahasan APBD 2027 sedang berjalan. Oleh karena itu, aspirasi yang masuk menjadi sangat penting untuk diselaraskan dengan prioritas pembangunan daerah.

Infrastruktur Jalan Mendominasi Aspirasi Warga

Sesi dialog berjalan hangat dan terbuka, di mana sebagian besar warga menyampaikan harapan terkait perbaikan sarana jalan yang menjadi urat nadi aktivitas sehari-hari.

Ketua Ranting sekaligus perwakilan warga, Sonny Supit, menyampaikan keluhan mendesak terkait kondisi jalan di Tataaran 2 yang masih memprihatinkan, bahkan warga terpaksa melakukan perbaikan secara swadaya. Selain itu, usulan serupa datang untuk akses jalan menuju gereja yang belum diaspal, Jalan Perburuan menuju kawasan perkebunan Watulambot, jalan akses Talete ke SD GMIM 3 Tondano, serta jalan penghubung Kampung Marawas–Tumaluntung.

Warga juga meminta perhatian untuk peningkatan jalan Tataaran–Tondano–Tomohon, pembangunan jembatan penghubung sekitar SDN 1 dan SDN 6 guna membuka akses warga Wengkol dan Ranowangko, serta perbaikan ruas jalan di wilayah Ranting Roong.

Lurah Roong Soroti Drainase dan Apresiasi Langkah Nyata

Lurah Roong turut menyampaikan perhatian khusus terkait saluran air di kawasan perikanan yang tidak berfungsi optimal dan berisiko menimbulkan banjir saat hujan deras.

Meski demikian, Lurah juga memberikan apresiasi tinggi kepada Piere Makisanti yang telah mewujudkan pemasangan 5 titik lampu penerangan jalan di dua lingkungan Kelurahan Roong. Langkah ini dinilai sangat membantu meningkatkan keamanan dan kenyamanan warga di malam hari.

Akan Dikoordinasikan dan Dikawal Bersama

Menanggapi seluruh harapan warga, Piere Makisanti menjamin tidak ada aspirasi yang terabaikan. “Semua catatan akan kita koordinasikan dengan Pemerintah Kabupaten Minahasa sesuai kewenangan masing-masing. Kita akan urai mana yang ranah kabupaten, provinsi, atau instansi terkait lainnya,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa pembangunan harus memperhatikan aspek prioritas, kemampuan keuangan daerah, serta status dan ketersediaan lahan. Terkait hal ini, penyelesaian masalah lahan akan didahulukan bersama pemerintah setempat.

Piere juga mengajak seluruh elemen, termasuk pengurus partai, untuk bersinergi menyampaikan informasi program pemerintah sekaligus menjadi jembatan aspirasi masyarakat.

“Reses adalah ruang dialog yang jujur. Kita dengar kebutuhan warga, lalu kita bawa dan kawal bersama agar masuk dalam perencanaan pembangunan daerah,” pungkas Piere.

Kegiatan ini diharapkan semakin mempererat hubungan wakil rakyat dengan konstituen, serta memastikan kebutuhan warga Roong menjadi bagian dari prioritas pembangunan yang nyata dan bermanfaat.

Donald Audy (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *