oleh

Respons PT MSM Terkait Sengketa Jalan di Ranowulu: Tetap Intens Komunikasi Walau Ada Gap Nilai Ganti Untung ​

SULUTMEDIA.COM, DPRD— Manajemen PT Meares Soputan Mining (MSM) bersama Tambang Tondano Nusajaya (TTN) angkat bicara terkait sengketa akses jalan dengan warga Kelurahan Pinasungkulan, Kecamatan Ranowulu, Kota Bitung.

​Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Komisi III DPRD Sulawesi Utara pada Selasa (2/6/2026), Direktur Utama PT MSM/TTN, David Sompie, membeberkan kondisi riil negosiasi di lapangan sekaligus menawarkan solusi konkret demi kepentingan publik.
​Blak-blakan Soal Gap Harga Ganti Untung
​Menanggapi tuntutan warga terkait ganti untung lahan, David Sompie mengakui bahwa proses musyawarah masih berjalan dinamis karena adanya perbedaan angka yang cukup signifikan antara ekspektasi warga dan penawaran perusahaan.

​”Sampai sekarang kami tetap intens bertemu warga untuk membahas ganti untung. Namun, saat ini ada gap yang cukup besar,” ujar David Sompie.
​Berikut adalah perbandingan nilai yang mengemuka dalam RDP:

Meski ada perbedaan angka yang mencolok, PT MSM menegaskan komitmennya untuk tidak menutup pintu komunikasi dan terus mencari titik temu yang adil bagi kedua belah pihak.

​Solusi Mitigasi: Perbaikan Jalan Eksisting Standar Nasional
​Sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan langkah mitigasi agar aktivitas logistik serta mobilitas warga tidak lumpuh, PT MSM menyiapkan langkah taktis. Perusahaan berjanji akan menyulap jalan eksisting yang saat ini berada di bawah wewenang Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sulut menjadi lebih layak.
​Target Pengerjaan: Selesai dalam waktu kurang lebih 4 bulan.
​Standar Kualitas: Mengikuti standar ketat dari BPJN untuk menjamin keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.

​Pendampingan Teknis: Proses perbaikan akan dikawal langsung oleh Satuan Kerja Wilayah I BPJN Sulut agar kualitasnya teruji.

​Dukung Rekomendasi DPRD untuk Buka Akses Jalan
​Sejalan dengan rekomendasi Koordinator Komisi III DPRD Sulut, Fransiscus Andi Silangen, dan Pemprov Sulut, PT MSM berharap warga dapat segera membuka kembali blokade jalan yang berada di kawasan konsesi.
​Langkah pembukaan jalan ini dinilai krusial agar iklim investasi di Sulawesi Utara tetap kondusif, sementara proses verifikasi administrasi, appraisal ulang, dan opsi tukar guling jalan dengan ruas Jalan Nasional Girian–Likupang terus dimatangkan bersama Kementerian PUPR.

Donald Audy

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *